Rabu, 19 November 2014

Sehari ke Singapore via P. Batam

Salam sejahtera bagi kita semua...
Para pembaca yang baik, saya mau berbagi sedikit pengalaman tentang perjalanan sehari saya ke Singapore melalui Pulau Batam.
Pengalaman langka ini saya sengaja bagikan karena kebiasaan kita semua  dari Jakarta ke Singapore cukup terbang pakai pesawat , beres nyampe di Changi
Kali ini saya mencoba berbagi pengalaman  ini....
Setelah terbang dari CGK Jakarta selama 1,5 jam akhirnya landing di BTH  Hang Nadim International Airports .
Kebetulan saya punya adik yang tinggal di Batam, saya dijemput oleh adik lalu mampir ke rumahnya untuk istirahat sejenak.
Tidak lama kami istirahat, badan terasa sudah segar kembali,  lalu kami melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Ferry di Batam Centre. Di sini pertama-tama kita beli tiket ferry, banyak pilihan ferry yang bisa kita gunakan, tapi kami sepakat untuk beli Sindo Ferry harga SGD 17 atau kalau dirupiahkan Rp 161.840,- (kurs 1 SGD = Rp9520) per orang untuk sekali jalan (one way).
Karena kami membeli tiket di counter cek in Sindo Ferry, ya sekalian cek in. selanjutnya kita menuju pintu imigrasi , setelah pemeriksaan passport , beres kita menuju harbour .kami sengaja memilih Sindo Ferry karena antrian ke Harbaou ga ada, kalaulah ada sedikit atau kosong. Sedang di ferry ferry lain antrian panjang. selanjutnya kita berjalan menuju ferry yang akan kita naiki. setelah menunjukan tiket kami masuk kepada petugas, kita dipersilahkan naik ke  ferry, sengaja kami memilih duduk dekat jendela biar bisa ambil foto. oh ya di ferry ini tempat duduk bebas. bisa memilih dimana saja karena banyak yang kosong. kenapa demikian konon harganya lebih tinggi dari yang lain. jadi terjawab sudah kenapa ga ada antrian di harbour dan kenapa banyak kursi kosong di ferry....
Setelah duduk nyaman ,nikmati perjalaanan kurang lebih 1 jam.

Setelah kira-kira 1 jam perjalanan, tibalah kami di Harbour Front, Singapore.


setelah turun dari ferry di Harbour Front kita menuju ke imigrasi singapore, setelah di cek passport , dicap lalu kita menuju ke station MRT /LRT. berikut peta MRT dan LRT nya, ini peta tampil juga di layar mesin tiket MRT.
 Karena tujuan kita adalah Gardens by the bay, jadi jalur yang dipakai adalah purpleline (NE) dan blueline (DT),
dengan rencana rute sesuai peta adalah  dari Harbour front (NE1) - NE3 (outram park) - NE4 (china town) di China Town ini  kita turun dari MRT kemudian transit ke blueline dgn rute DT19 (china town) - DT18 (telok ayer) - DT17(downtown) -DT16(bay front). nah setelah kita menentukan tujuan akhir, kita mulai untuk membeli tiket . agar lebih murah kita beli standard ticket saja yang single trip  ,tiket seperti foto
 Kita ke counter tiket, kalau antri tunggu antrian dengan tenang. setelah kita di depan mesin tiket kita buka map di layar touch screen , lalu kita zoom sampai dengan tujuan akhir, seperti saya tujuan akhir DT16, sentuh di peta. trus kita pilih berapa tiket yang kita mau beli, setelah keluar angka berapa SGD yang harus dibayar, kita bisa memilih membayar karena ada 2 slot , melalui slot koin atau slot uang kertas. mesin ini pinter, jadi jangan kuatir uang kita ditelan dan ga keluar kembalian. pengalaman saya beli 2 tiket memakai SGD 5. pada laci pengeluaran keluar 2 tiket dan kembalian receh. waktu itu hanya SGD 1,7 per tiket murah kan?
setelah tiket di dapat kita masuk ke area stasiun dengan cara men tap tiket pada pintu otomatis. setelah didalam jangan lupa tanya petugas harus menunggu di kanan atau di kiri sesuai tujuan kita. nikmati moda cepat murah nyaman yaitu MRT .
rasanya begitu cepat, akhirnya kita sampai distasiun Bay Front ,setelah turun dari MRT, terus keluar stasiun dengan men tap karcis tadi. kita menuju ke tunnel yang menghubungkan pintu masuk ke Gardens by the bay.
setelah naik lewat stairs , akhirnya kita sampai di Gardens by the bay.

Demikian pembaca, sedikit pengalamanku wisata murah meriah dan nyaman di negeri singa.mudah2an ada manfaat yang bisa kita petik.untuk perjalanan pulangnya akan kita  bagi pada sesi kedua.

terima kasih.

Minggu, 17 April 2011

DAFTAR TEMPAT WISATA DI JAKARTA

1. TAMAN MINI INDONESIA INDAH (INCLUDE IMAX THEATRE)

2. KEBUN BINATANG RAGUNAN

3. KAMPUNG BETAWI SITU BABAKAN

4. KELAPA GADING (FASHION, FOOD AND ENTERTAINMENT)
5. KEMANG (FOOD AND ENTERTAINMENT)
6. KEPULAUAN SERIBU
7. MUSEUM SEJARAH JAKARTA
8. PELABUHAN SUNDA KELAPA
9. PASAR IKAN DAN MUSEUM BAHARI
10. MUSEUM WAYANG
11. MUSEUM FATAHILLAH DAN AREANYA
12. MUSEUM SENIRUPA DAN KERAMIK
13. MUSEUM TAMAN PRASASTI
14. MUSEUM NASIONAL (MUSEUM GAJAH)
15. MONUMEN NASIONAL
16. JEMBATAN KOTA INTAN
17. GEDUNG ARSIP NASIONAL
18. MUSEUM TEXTILE
19. GEDUNG KESENIAN JAKARTA
20. PLANETARIUM (TAMAN ISMAIL MARZUKI)
21. JALAN SURABAYA
22. TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL
A. PASAR SENI
B. DUNIA FANTASI
C. SEA WORD INDONESIA
D. GONDOLA ANCOL
E. GELANGGANG SAMUDRA (INCLUDE 4D CINEMA)
courtesy www.jakarta-tourism.go.id
www.jakarta.go.id

Minggu, 27 Februari 2011

Museum Bahari, Pakin, Jakarta


Bertempat di bangunan tua peninggalan VOC. Konon kala itu bangunan-bangunan ini dijadikan sebagai gudang rempah-rempah.
Terletak di Jl. Pasar Ikan no. 1 Jakarta Utara ini menyajikan informasi lengkap tentang kabaharian di Indonesia. Ada 1.800 buah koleksi yang ditampilkan, terdiri dari berbagai jenis perahu tradisional se-Nusantara, sarana bantu pelayaran, model-model kapal abad 19. Sementara tidak jauh dari Museum, ada bangunan yang dahulu dijadikan menara syah bandar, dari lantai paling atas bangunan ini, kita bisa melihat aktivitas di pelabuhan Sunda Kelapa. Bangunan ini juga sebagai "menara condong" di Indonesia, karena ternyata bangunan menara ini, tidak tegak berdiri melainkan condong ke arah selatan.


Museum Nasional, Merdeka Barat, Jakarta


Museum Nasional terletak di Jl. Merderka Barat no. 12 Jakarta Pusat, gedung ini dahulu disebut Koningsplein West didirikan th. 1862 oleh Pemerintah Hindia Belanda saat itu. Museum ini dikenal dengan nama "museum gajah" karena dihalaman depat museum terdapat patung gajah perunggu hadiah dari Raja Rama V dari Thailand. Museum yang tepatnya berada di sebelah barat Monumen Nasional (Monas) ini merupakan tempat rekreasi edukatif cultural.ada 3 gedung yaitu 2 gedung 1 lantai dan 1 gedung 3 lantai. dari sini anda dapat menikmati sajian berbagai macam koleksi benda-benda bernilai sejarah seperti prasasti, keramik, fosil, artefak, tulisan yang berusia 1,5 juta tahun yang lalu dll.


Sabtu, 18 September 2010

Banjir kanal timur


sebuah sungai yang sengaja dibuat membentang dari kebon nanas jakarta timur ke arah timur sampai pondok kopi kemudian berbelok ke utara sampai ke marunda. jalan protokol diterjang bahkan rel kereta api pun diterobos melalui terowongan di bawah rel. itu semua guna mengatasi masalah banjir yang selalu melanda ibu kota di musim hujan.
Tidak hanya berfungsi sebagai pencegah banjir. Pada kanan kiri benteng BKT dibuat jalan cor beton untuk konon jalur sepeda, namun bukan hanya sepeda yang bisa melintas di jalur ini. namun juga sepeda motor dan roda empat ikut menikmatinya. Penulis sempat mencoba menyusurinya dari muara BKT di marunda sampai jalan raya bekasi. sungguh upaya pemprov DKI yang perlu diacungi jempol.

Berikut foto-foto yang kami ambil pada track / jalur khusus sepeda dan merupakan jalur hijau di kanan dan kiri BKT, yang diambil dari ruas jl. hamengkubowono - marunda pada sisi barat BKT.
(menjauhi kamera adalah arah utara)

.

 berikut foto-foto yang diambil dari sisi Timur BKT.
(menjauh kamera = arah utara)



wisata kota tua


kalau kita ke Jakarta, sempatkanlah berkunjung ke kota tua (wisata kota tua) selain melihat gedung-gedung tua peninggalan jaman kolonial, kita juga bisa melihat benda-benda bersejarah melalui museum-museum yang ada disana.
penulis hanya sempat berkunjung ketiga museum saja, yaitu :
museum fatahilah, museum wayang dan museum seni rupa.

rukunnya amel dan jasmine